Jalan-jalan di Stone City Part 2

Hari kedua kami di Kota Batu yang indah. Pagi ini kami akan melanjutkan petualangan kami ke Jawa Timur Park 1 (Jatim Park 1). Taman bermain yang menggabungkan konsep edukasi dan rekreasi ini melengkapi keberadaan Jawa Timur Park 2 yang juga menjadi destinasi favorit di Kota Batu. Untuk sampai ke Jatim Park 1 dibutuhkan waktu sekitar 20 menit dari pusat Kota Batu. 

Saya menggunakan motor yang saya sewa dari salah satu karyawan hotel tempat saya menginap. Saya mengambil rute Jalan Diponegoro ke arah Kota Malang, lalu belok kiri ke Jalan Imam Bonjol Bawah, kemudian belok kiri ke jalan Agus Salim. Saya menyusuri jalan itu sampai ketemu pertigaan lalu belok kanan ke Jalan Dewi Sartika Atas. Tak berapa lama dari pertigaan itu saya pun akhirnya melihat gapura masuk Jatim Park 1.



Kami menuju loket untuk membeli tiket masuk seharga Rp.70.000/orang. Ini harga tiket untuk hari biasa sedangkan untuk weekend harganya Rp. 100.000/orang. Suasana riuh keramaian pengunjung sudah mulai terdengar dari pintu masuk. Total ada 50 lebih wahana yang tersedia di sini. Pertama masuk saya melewati wisata taman budaya yang berisi patung dan berbagai ornamen budaya yang ada di Indonesia.


Kemudian saya memasuki arena wisata edukasi mulai dari alat peraga ilmu fisika, biologi, kimia, sains, dan sejarah. Wahana ini dibuat sedemikian rupa sehingga pengunjung terutama anak-anak diajak untuk belajar dengan cara yang menyenangkan. Setelah melewati semua itu barulah saya sampai ke lokasi utama dari Jatim Park 1 yang berisi berbagai wahana permainan yang mengasikan.


Di tempat ini ada kolam renang lengkap dengan permainannya, spinning coaster, pendulum dengan putaran 360, tornado, roller coaster, volcano coaster, sky swinger, rumah hantu 3D, bioskop 3D, aero test, rumah kaca, rumah pipa, sky copter dan masih banyak lagi wahana seru lainnya. Dijamin waktu seharian terasa belum cukup untuk mencoba semua wahana yang tersedia di sini.


Capek setelah mencoba beragam wahana, di sini juga tersedia food court dengan beragam jenis makanan yang tersedia. Saya sangat senang melihat banyak orang tua dan anak-anak mereka bolak-balik berpindah dari satu wahana ke wahana lainnya dengan antusias. Kelak saya juga akan mengajak anak kami Angel ke tempat ini.

Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 3 sore. Saatnya kami pulang untuk bersiap diri untuk kembali berpetualang ke lokasi selanjutnya di Batu Night Spectacular (BNS). Sesuai dengan namanya tempat wisata yang satu ini memang cocok didatangi pas malam. Kami juga menuju ke lokasi wisata ini dengan menggunakan motor. Rute yang kami lalui hampir sama seperti ke Jatim Park 1. Hanya saja saat sampai di Jalan Agus salim saya menlanjutkan perjalanan lurus terus sampai ke Jalan Raya Oro-oro Ombo. Dan tak berapa lama akhirnya sampailah kami di lokasi wisata BNS yang tepat berada di sisi kiri jalan.


Tiket masuk BNS sebesar Rp. 40.000 untuk weekend dan Rp. 30.000 untuk hari biasa. Ada juga tiket terusan seharga Rp. 90.000 dengan paket berbagai wahana yang ada di dalam BNS. Tempat wisata yang berada di daerah sejuk ini buka dari pukul 3 sore sampai pukul 12 malam.

BNS menyajikan suasana yang berbeda dari yang lainnya. Suasananya sangat meriah dengan pancaran lampu warna-warni yang menghiasi setiap sudut tempat ini. Terdapat 25 macam wahana yang tersedia antara lain : sepeda udara, slalom test, trampoline, drag race, mouse coaster, rumah hantu, taman lampion, cinema 4 dimensi, bumper car, flyswinger, dancing fountain, go kart,  dan wahana seru lainnya.

Puas bermain kami pun mengunjungi foodcourtnya. Di lokasi ini terdapat banyak stand makanan dengan harga yang terjangkau. Di depan foodcourt ada live music jazz dan dangdutan. Suasana makan jadi terasa santai dan menyenangkan dengan pertunjukan air mancur bercahaya di depan panggung. Selesai makan saya dan istripun menghabiskan malam yang indah ini dengan bersantai di taman lampion yang bernuansa romantis.


Gambar lainnya dari Jatim Park 1 :






Gambar lainnya dari BNS :





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ada Kerbau dan Emas Dalam Pernikahan Adat : Cerita Dari Nagekeo

Melihat Danau Sentani Dari Bukit Teletubbies

Kali Dosai