The Black Stone Beach


Tak selamanya pantai yang indah selalu berpasir. Di Jayapura ada pantai dengan landscape bebatuan yang tak kalah indahnya. Orang Jayapura menyebut pantai ini dengan nama Pantai Tablanusu. Saya pernah mengunjunginya bersama dengan keluarga beberapa waktu yang lalu.

Pantai ini letaknya di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Propinsi Papua. Jaraknya sekitar 87 km dari Kota Jayapura atau 45 km dari Bandara Sentani. Jalan menuju lokasi ini sebenarnya tidak terlalu bagus. Di beberapa lokasi jalan terdapat lubang dan aspal yang tidak rata. Rute yang ditempuh juga beragam, ada tanjakan dan beberapa tikungan kecil.

Butuh waktu sekitar 2 jam untuk bisa sampai ke pantai ini. Sepanjang perjalanan saya melewati beberapa hutan sabana yang jarang terlihat rumah penduduknya. Sesampainya di sana kami langsung memarkirkan kendaraan di tempat yang tersedia. Untuk masuk ke pantai ini pengunjung dikenakan tarif Rp. 10.000 untuk mobil dan Rp. 5.000 per orang.



Sepanjang mata saya memandang, pantai ini memiliki banyak bebatuan kecil yang berwarna hitam pekat. Oleh sebab itu saya menamakannya The Black Stone Beach. Perpaduan bebatuan kecil berwarna hitam ini dengan birunya air laut memang menawarkan pemandangan yang indah dan berbeda dari pantai lainnya. Walaupun pantai ini dipenuhi banyak bebatuan kecil tetapi karena teksturnya yang halus, saya merasa nyaman dan aman ketika kita berjalan di atasnya. 

Jika dilihat dari peta, pantai ini berbatasan langsung dengan samudera pasific sehingga tidak heran kalau ombaknya lumayan besar. Tapi kita tidak perlu kawatir karena sesuai dengan petunjuk petugas setempat kita masih bisa berenang dalam batas jarak yang normal.

Di  sebelah utara pantai ini terdapat beberapa koral atau pulau karang yang terlihat sangat indah dan eksotis. Suasana pantai ini lumayan sejuk karena terdapat banyak pohon kelapa yang berjejer rapi di sepanjang pantai.


Pantai yang berada di sebelah barat Kota Jayapura ini memiliki fasilitas yang lumayan lengkap. Di sini tersedia restoran, pemandu wisata, banana boat, persewaan perahu dan beberapa pondok atau honai tempat kita bisa bersantai dan berkumpul bersama keluarga.

Terdapat pula penginapan yang dapat disewakan kepada pengunjung dengan harga berkisar antara 100.000 sampai 500.000 permalam tergantung fasilitas yang tersedia. Pengalaman bertamasya di pantai ini menyisahkan cerita yang menyenangkan bersama dengan keluarga di Sentani.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ada Kerbau dan Emas Dalam Pernikahan Adat : Cerita Dari Nagekeo

Melihat Danau Sentani Dari Bukit Teletubbies

Kali Dosai